Kenapa "Dragonwoof"?
Rachma Amalia. Seorang penikmat dan pembuat karya (yang mungkin bisa dibilang) seni, berpikiran aneh, suka berkhayal, membaca buku, dan gemar makan 'Chicken Wings'.
Dari sekian banyak hobi dan keahlian, hanya menggambar lah satu-satunya yang tak pernah dilakukan tanpa ada rasa kebosanan. Bagi saya, menggambar adalah "pelampiasan" sekaligus pemicu lahirnya "makhluk-makhluk imaginasi" lainnya. Dengan menggambar, ide serta konsep itu lahir. Dengan menggambar, kata-kata sastrawi itu tiba-tiba saja hadir. Dengan menggambar, dunia yang dirasa tak mungkin ada, justru bisa diciptakan.
Satu kekurangannya, saya jarang sekali menjadikan karya saya sebagai "citra diri yang berlebihan". Niat awal dari kegilaan ini hanyalah untuk membuat diri sendiri dan orang lain bahagia. Saya pikir, orang yang selalu "berjualan diri" dengan sejuta citra baik dan membanggakan adalah orang yang beruntung. Mereka dianugrahi kepercayaan diri yang luar biasa. Karena saya tidak seperti itu.
Namun, kala "penyakit malam" sedang datang, seekor naga kecil bernama Yonggi berputar-putar di kepala ini. Yonggi yang tak sempurna itu mengubah pandangan lain dari anjing siberia. "Lalu, bagaimana jika karyamu saja yang dikenal lebih luas? Ku rasa itu lebih baik."
....
Ingat, yang penting untuk diingat adalah DRAGONWOOF, bukan Rachma Amalia.
Contact me

